Bangun Rumah Layak Huni Untuk Nenek Yang Hidup Sebatang Kara

Top Jabar, Cikancung – Keberhasilan seorang nenek hidup sebatang kara di rumah sangat tidak layak huni, menggugah Pemerintahan Desa Cihanyir untuk membantu membangunkan rumah sederhana.

Kehidupan Ma Mawarti (70) warga Kp. Bojongkaso Rw 01 Desa Cihanyir Kec. Cikancung Kab. Bandung memang sangat memprihatinkan, selama ini tinggal di rumah sendiri yang sangat tidak layak huni.

Kondisi dinding rumah yang dibuat dari gedhek (anyaman bambu) sudah rusak dan jebol, jadi hanya dipasang sekat dari kain-kain bekas seadanya. Jadi bagian atap dan kayu-kayu penyangga utama rumah, juga sudah banyak yang lapuk dan rawan roboh. Kamar mandi dan WC, jika ingin buang air besar atau mandi harus ke sungai yang jaraknya beberapa ratus meter.

Padahal Maawarti tinggal sendiri, tidak ada yang menemani dan merawatnya. Karena semua saudaranya tinggal di luar Jawa, sementara dia adalah warga asli Desa Cihanyir hanya diberikan sepetak tanah kecil untuk ditinggali. Untuk kebutuhan hidup sehari-hari Ma Mawarti dibantu oleh warga sekitar termasuk bantuan sosial dari pemerintah.

Binmas Desa Cihanyir Aiptu Iwan Iriawan Melalui Pemerintahan Desa Cihanyir dan Warga Masyarakat berinisiatif membangunkan rumah sederhana, yang layak untuk Ma Mawarti di masa tuanya. Mulai Sabtu (18/7/2020) bahan didatangkan seperti Kayu, gedek Anyaman bambu,GRC dan lainnya. “Atas kondisi yang dialami Ma Mawarti tersebut, Binmas bersama Pemerintahan Des dan Warga Masyarakat membantu membangun rumah layak huni,” tutur Binmas Aiptu Iwan Iriawan.

Bangunan rumah sederhana 3 × 5 meter tersebut, dibangun mulai dari pondasi dengan cara kerja bhakti bersama warga masyarakat Kp. Bojongkaso Desa Cihanyir, “Rumah layak huni tersebut, dibuat lengkap dengan kamar mandi agar Ma Mawarti tidak perlu lagi pergi jauh,” jelas Aiptu Iwan Iriawan.

Diungkapkan Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan SIK Melalui Kapolsek Cikancung Akp. H. Saripudin Mengatakan dengan hadirnya Binmas ditengah masyarakat yang kesulitan, baik tertimpa bencana, musibah juga butuh bantuan lainnya. “Kami selalu ada untuk membantu, mengayomi dan melindungi masyarakat yang membutuhkan,” tandas Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan SIK.

Proses pembangunan rumah layak huni ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar duaminggu sementara Ma Mawarti ditampung di rumah salah satu warga.

Tambah Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan SIK pihaknya juga menyukai, atas bantuan dan kepedulian seluruh pihak dalam pembangunan rumah layak huni untuk Ma Mawarti ini,”Pungkasnya.