Tinjau Kesiapan Mall Dalam Menghadapi AKB, Camat Batununggal Dampingi Sekda Kota Bandung

Top Jabar, Bandung – Kota Bandung memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Namun, skalanya diturunkan dari skala maksimal menjadi skema proporsional,  Hal tersebut dijadwalkan mulai 30 Mei hingga 12 Juni 2020.

Bertempat di Trans Studio Mall (TSM) di Jln. Gatot Subroto, Jumat (5/6/2020) Camat Batununggal, Drs. Tarya, M.AP mendampingi Sekda Kota Bandung / Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna Bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah meninjau kesiapan Mall atau pusat perbelanjaan menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Mengingat Trans Studio Mall (TSM) adalah salah satunya Mall yang keberadaannya di wilayah Kecamatan Batununggal.

Ema Sumarna menilai secara keseluruhan pengelola mall dan pusat perbelanjaan telah siap menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kendati demikian, Ema belum dapat memastikan jadwal pembukaan mall dan pusat perbelanjaan, Hal tersebut diungkapkan ema usai meninjau kesiapan Trans Studio Mall (TSM).

Sebelumnya, Ema pun telah Meninjau beberapa mall dan pusat perbelanjaan di Kota Bandung diantaranya Pusat Pembelanjaan 23 Paskal Shopping Center.

“Saya melihat dari sisi positifnya bahwa di sini ada komitmen yang kuat. Protokol kesehatan di sini semuanya sudah baik, dan secara umum di Trans Studio Mall (TSM) sudah sangat bagus. Artinya mereka sudah melihat standar mall-mall yang lainnya seperti BIP, PVJ dan yang lain.” ujar Ema.

Ia mengapresiasi manajemen mall yang sudah maksimal dalam memenuhi standar protokol kesehatan. Sehingga ia optimis secara objektif dengan kondisi tersebut.

“Kita bisa menyampaikan seobjektif mungkin kepada pimpinan. Sebab keputusan ada di beliau (wali kota, red). Ini memang objek yang belum dilonggarkan di peraturan Wali kota (Perwal). Saat ini saya melihat semuanya sudah serba siap, kenapa tidak?” katanya.

Melihat kesiapan tersebut, ia mengaku Pemerintah Kota Bandung tak mau terburu buru mengambil keputusan. Semuanya harus masuk akal dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Mungkin hari Senin (pekan depan, red) kita akan meminta waktu untuk ekspose. Bisa saja revisi atau menunggu hingga PSBB berakhir 12 Juni mendatang. Itu hanya skenario saja, saya hanya memperkirakan,” Tutur Ema.

Baca Juga : Tidak Mau Korbankan Pelajar, Sekolah di Jawa Barat Baru Dibuka Januari 2021

Kendati demikian, Ema mengingatkan poin penting yang perlu diperhatikan pengelola mall, yaitu disiplin mentaati tata tertib demi mendukung peraturan pemerintah dan keselamatan masyarakat.

“Disiplin, karena keberhasilan ini bukan hanya dari gugus tugas, melainkan keberhasilan semua. Memang kita hidup saat ini kurang nyaman. Tetapi itu supaya kita kembali ke keadaan yang ideal dan nyaman, mari kita berjuang bersama. Cepat atau lambat ini tergantung kita semua,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Camat Batununggal pun berharap pengelola mall menerapkan standar protokol kesehatan. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer, memeriksa suhu tubuh, hingga menerapkan prinsip menjaga jarak atau physical distancing.